jujur
February 10th, 2009 @ 6:19 PM
Kutipan dari Kamus Besar Bahasa Indonesia
  • Lurus hati; tidak berbohong (misal dengan berkata apa adanya) 
  • Tidak curang (misal dalam permainan, dengan mengikuti aturan yg berlaku): mereka itulah orang-orang yang — dan disegani
  • Tulus
  • Ikhlas
  • ke·ju·jur·an n sifat (keadaan) jujur; ketulusan (hati); kelurusan (hati): ia meragukan ~ anak muda itu

Kitupan dari http://indonesia.siutao.com/tetesan/kejujuran.php  :

Jujur jika diartikan secara baku adalah “mengakui, berkata atau memberikan suatu informasi yang sesuai kenyataan dan kebenaran”. Dalam praktek dan penerapannya, secara hukum tingkat kejujuran seseorang biasanya dinilai dari ketepatan pengakuan atau apa yang dibicarakan seseorang dengan kebenaran dan kenyataan yang terjadi. Bila berpatokan pada arti kata yang baku dan harafiah maka jika seseorang berkata tidak sesuai dengan kebenaran dan kenyataan atau tidak mengakui suatu hal sesuai yang sebenarnya, orang tersebut sudah dapat dianggap atau dinilai tidak jujur, menipu, mungkir, berbohong, munafik atau lainnya. 

Pertanyaannya adalah apa reaksi kita apabila kejujuran itu datang dikemudian hari?

Apakah kita bisa menerima dengan ikhlas kejujuran itu?

Apakah akan timbul rasa duka, sesal? atau bahkan kebahagian?

Karena sebagai manusia awam saya tidak bisa terkadang sulit menerima kejujuran seseorang yang bersifat negatif entah itu dalam bentuk pengakuan dosa, ataupun dalam bentuk pembelaan diri… 

Mungkin bisa menerima… tapi sungguh sulit untuk dilupakan….

Sungguh…

 

life

11 Comments

  1. fahmi!
    said,

    February 10, 2009 at 6:58 PM

    jujur kacang ijo, enak dan bergizi :D

  2. Emanuel Setio Dewo
    said,

    February 11, 2009 at 8:05 AM

    Nampaknya sedang belajar bahasa Indonesia ya?
    Kali ini topiknya “jujur”.

    Eh, atau sedang mengalami di-jujurin sama orang lain ya? Kok ga cerita detailnya?

    Salam.

  3. didut
    said,

    February 11, 2009 at 6:32 PM

    (cozy)

  4. Indra
    said,

    February 11, 2009 at 10:52 PM

    Jujur ituh.. emank susah.!!! Boonk lageee Boonk lageee

  5. Adiz Wardana
    said,

    February 12, 2009 at 7:17 AM

    jujur…

    gw ga jarang ngomong jujur, boong juga,,,

    jadi jujur ama boong tu harus sama – sama balance…
    biar nggak berat sebelah sist…
    hehehe…

  6. ndoro kakung
    said,

    February 12, 2009 at 7:10 PM

    forgive but not forgotten? hmm…

  7. Ihwan
    said,

    February 14, 2009 at 3:55 PM

    kalau kejujuran itu muncul d kemudian hari. yang pertama diraskan adalah kekecewaan. Tapi tidak jadi soal kalau kejujurannya itu untuk koreksi masa yg akan datang.

  8. -=«GoenRock®»=-
    said,

    February 15, 2009 at 4:50 PM

    Bagaimana kalau kita jujur bahwa kita akan melakukan kebohongan? kekekekek….

  9. RidwanAgustiawan
    said,

    February 16, 2009 at 2:41 PM

    past? Talk about future, its better…

  10. Origami
    said,

    February 23, 2009 at 9:39 AM

    sejujurnya, semua ucapan saya adalah kebohongan.

  11. Kampanye Damai Pemilu Indonesia 2009
    said,

    March 7, 2009 at 4:54 PM

    Dilema juga nih soal kejujuran, apalagi klo ditanya suatu hal yg sensitif. Bingung mo jujur apa bohong. :D

    Cuma klo saya biasanya daripada bohong, suka gak saya jawab. :D Terserah deh mau terima apa kagak :)

Post a Comment