Engkau
March 23rd, 2009 @ 12:23 am

Rasa terkonclang terhempas jauh lebih dalam **lagi**

Rasa ingin teriak tanpa menggangu hingar bingar dan terkesan egois

Rasa ingin bercerita tanpa batas ruang dan waktu

Rasa ingin menangis dengan air mata tak tersisa

Rasa ingin bertanya tanpa kesan menghakimi

Rasa ingin percaya tanpa bumbu curiga

Rasa ingin lepas tanpa beban dan asa yang tersisa

Rasa ingin menutup semua celah yang ada

Malam ini semua rasa itu berkecamuk, bersatu padu menjadi satu kesatuan yang harmoni seperti ribuan pulau yang terhampar luas di seluruh daratan Indonesia tercinta ini.

Namun sungguh ironi, keharmonisan ini hampir  membunuhku secara perlahan dan pasti, mengisi rongga perutku yang kosong keroncongan  menimbulkan rasa mual dan pahit yang luar biasa, polysilane pun tidak akan mampu mengobati mengurangi asam lambung yang terlajur melonjak jauh terbang tinggi. Rongga dadaku pun ikut tercekat.. rasa sangat sulit untuk bernafas… jantungku dipaksa untuk berpacu dalam melodi yang sungguh tidak punya makna dan alur yang jelas… sungguh tidak berirama!

Engkau menari indah di batok kepalaku yang tidak mampu untuk berpikir dan jauh dari kewarasan, engkau racun yang membius ragaku yang rapuh, menusuk kalbuku yang lemah, aku terpaku dan kembali hanya terpaku, terpaku & terbelenggu oleh asa yang tersisa dan hampir hilang, namun tetap mengendap di relung hatiku yang paling dalam, dan tetap ada, belum tidak mampu meninggalkan aku dengan seutuhnya, engkau membuatku  hilang kendali, engkau terus menghantuiku tanpa batas hingga membuat aku gila!!

Aku tidak mampu!

Aku tidak mampu bertahan lebih lama lagi

Sepuluh hari sudah berlalu

Aku kalah!

Tapi manusia bukannya tidak harus selalu menang bukan? Mungkin hari ini engkau yang menang, aku akan menang esok hari atau lusa, engkau akan melihatnya..

Aku pasti menang..

Karena aku juga ingin bahagia, dan tidak terbelenggu oleh satu asa apapun

Aku pasti menang

Karena engkau begitu tulus membuatku kehilangan kewarasan

Aku pasti menang

Karena engkau menusukku begitu dalam

Aku pasti menang

Karena engkau mengikatku terlalu erat

Aku pasti menang

Karena engkau mengajarkan aku untuk melihat dan mencerna

Aku pasti menang

Karena engkau membuat aku terjaga

Aku pasti menang

Karena aku juga ingin bahagia

Aku pasti menang

Karena aku hidup

 

 

life

5 Comments

  1. didut
    said,

    March 23, 2009 at 11:52 am

    hmmm…..*baca bolak balik* …. hmmmm…..

  2. achill
    said,

    March 23, 2009 at 12:03 pm

    @didut : laptopnya sekalian dimiringin ga?

  3. suamimalas
    said,

    March 23, 2009 at 5:28 pm

    ikutan baca bolak-balik….

  4. chillz
    said,

    March 23, 2009 at 7:26 pm

    doooohhhhhh… ko jad pada baca bolak balik dodliprettt seehhh :(

  5. aprian
    said,

    March 24, 2009 at 10:15 am

    Jangan dilihat sebagai sebuah proses menang dan kalah, lihat aja sebagai sebuah proses penyadaran diri … :)

Post a Comment