TORCH
March 30th, 2009 @ 5:20 pm

Bagi sebagian besar perempuan  mungkin ada yang sudah tau apa yang dimaksud dengan TORCH, tapi sayang sebagai perempuan saya tidak belom termasuk didalamnya.. ya.. saya tabu soal TORCH.. apa seeh TORCH itu? apa pentingnya TORCH medical test untuk perempuan? apa manfaatnya? dan apa konsekwensinya apabila kita tidak melakukan test? berapa kocek yang harus kita keluarkan? dimana? kapan waktu terbaik untuk melakukan test? fyuuhhh…  sebelum pergi ke ginekolog engga ada salahnya cari info kesana kemari dulu ya  :)

Secara umum apa seh dimaksud dengan TORCH itu?

Dikutip dari http://www.infeksi.com 

TORCH adalah istilah untuk menggambarkan gabungan dari empat jenis penyakit infeksi yaitu Toxoplasma, Rubella, Cytomegalovirus dan Herpes. Keempat jenis penyakti infeksi ini, sama-sama berbahaya bagi janin bila infeksi diderita oleh ibu hamil.

Kini, diagnosis untuk penyakit infeksi telah berkembang antar lain ke arah pemeriksaan secara imunologis.
Prinsip dari pemeriksaan ini adalah deteksi adanya zat anti (antibodi) yang spesifik taerhadap kuman penyebab infeksi tersebut sebagai respon tubuh terhadap adanya benda asing (kuman. Antibodi yang terburuk dapat berupa Imunoglobulin M (IgM) dan Imunoglobulin G (IgG)

TOXOPLASMA

Infeksi Toxoplasma disebabkan oleh parasit yang disebut Toxoplasma gondi.
Pada umumnya, infeksi Toxoplasma terjadi tanpa disertai gejala yang spesipik. Kira-kira hanya 10-20% kasus infeksi 

Toxoplasma yang disertai gejala ringan, mirip gejala influenza, bisa timbul rasa lelah, malaise, demam, dan umumnya tidak menimbulkan masalah.

Infeksi Toxoplasma berbahaya bila terjadi saat ibu sedang hamil atau pada orang dengan sistem kekebalan tubuh terganggu (misalnya penderita AIDS, pasien transpalasi organ yang mendapatkan obat penekan respon imun).

Jika wanita hamil terinfeksi Toxoplasma maka akibat yang dapat terjadi adalah abortus spontan atau keguguran (4%), lahir mati (3%) atau bayi menderita Toxoplasmosis bawaan. pada Toxoplasmosis bawaan, gejala dapat muncul setelah dewasa, misalnya kelinan mata dan atelinga, retardasi mental, kejang-kejang dn ensefalitis.

Diagnosis Toxoplasmosis secara klinis sukar ditentukan karena gejala-gejalanya tidak spesifik atau bahkan tidak menunjukkan gejala (sub klinik). Oleh karena itu, pemeriksaan laboratorium mutlak diperlukan untuk mendapatkan diagnosis yang tepat. Pemeriksaan yang lazim dilakukan adalah Anti-Toxoplasma IgG, IgM dan IgA, serta Aviditas Anti-Toxoplasma IgG.

Pemeriksaan tersebut perlu dilakukan pada orang yang diduga terinfeksi Toxoplasma, ibu-ibu sebelum atau selama masa hamil (bila hasilnya negatif pelu diulang sebulan sekali khususnya pada trimester pertma, selanjutnya tiap trimeter), serta bayi baru lahir dari ibu yang terinfeksi Toxoplasma.

RUBELLA

Infeksi Rubella ditandai dengan demam akut, ruam pada kulit dan pembesaran kelenjar getah bening. Infeksi ini disebabkan oleh virus Rubella, dapat menyerang anak-anak dan dewasa muda.

Infeksi Rubella berbahaya bila tejadi pada wanita hamil muda, karena dapat menyebabkan kelainan pada bayinya. Jika infeksi terjadi pada bulan pertama kehamilan maka risiko terjadinya kelainan adalah 50%, sedangkan jika infeksi tejadi trimester pertama maka risikonya menjadi 25% (menurut America College of Obstatrician and Gynecologists, 1981).

Tanda tanda dan gejala infeksi Rubella sangat bervariasi untuk tiap individu, bahkan pada beberapa pasien tidak dikenali, terutama apabila ruam merah tidak tampak. Oleh Karena itu, diagnosis infeksi Rubella yang tepat perlu ditegakkan dengan bantuan pemeriksaan laboratorium.

Pemeriksaan Laboratorium yang dilakukan meliputi pemeriksaan Anti-Rubella IgG dana IgM.

Pemeriksaan Anti-rubella IgG dapat digunakan untuk mendeteksi adanya kekebalan pada saat sebelum hamil. Jika ternyata belum memiliki kekebalan, dianjurkan untuk divaksinasi.

Pemeriksaan Anti-rubella IgG dan IgM terutama sangat berguna untuk diagnosis infeksi akut pada kehamilan < 18 minggu dan risiko infeksi rubella bawaan.

CYTOMEGALOVIRUS (CMV)

Infeksi CMV disebabkan oleh virus Cytomegalo, dan virus ini temasuk golongan virus keluarga Herpes. Seperti halnya keluarga herpes lainnya, virus CMV dapat tinggal secara laten dalam tubuh dan CMV merupakan salah satu penyebab infeksi yang berbahaya bagi janin bila infeksi yang berbahaya bagi janin bila infeksi terjadi saat ibu sedang hamil.

Jika ibu hamil terinfeksi. maka janin yang dikandung mempunyai risiko tertular sehingga mengalami gangguan misalnya pembesaran hati, kuning, ekapuran otak, ketulian, retardasi mental, dan lain-lain.

Pemeriksaan laboratorium sangat bermanfaat untuk mengetahui infeksi akut atau infeski berulang, dimana infeksi akut mempunyai risiko yang lebih tinggi. Pemeriksaan laboratorium yang silakukan meliputi Anti CMV IgG dan IgM, serta Aviditas Anti-CMV IgG.

HERPES SIMPLEKS TIPE II

Infeksi herpes pada alat genital (kelamin) disebabkan oleh Virus Herpes Simpleks tipe II (HSV II). Virus ini dapat berada dalam bentuk laten, menjalar melalui serabut syaraf sensorik dan berdiam diganglion sistem syaraf otonom.

Bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi HSV II biasanya memperlihatkan lepuh pada kuli, tetapi hal ini tidak selalu muncul sehingga mungkin tidak diketahui. Infeksi HSV II pada bayi yang baru lahir dapat berakibat fatal (Pada lebih dari 50 kasus)

Pemeriksaan laboratorium, yaitu Anti-HSV II IgG dan Igm sangat penting untuk mendeteksi secara dini terhadap kemungkinan terjadinya infeksi oleh HSV II dan mencaegah bahaya lebih lanjut pada bayi bila infeksi terjadi pada saat kehamilan.

Infeksi TORCH yang terjadi pada ibu hamil dapt membahayakan janin yang dikandungnya. Pada infeksi TORCH, gejala klinis yang ada searing sulit dibedakan dari penyakit lain karena gejalanya tidak spesifik. Walaupun ada yang memberi gejala ini tidak muncul sehingga menyulitkan dokter untuk melakukan diagnosis. Oleh karena itu, pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan untuk membantu mengetahui infeksi TORCH agar dokter dapat memberikan penanganan atau terapi yang tepat.

Panel TORCH
Anti Toxoplasma IgG dan IgM

Anti Rubella IgG dan IgM

Anti CMV IgG dan IgM

Anti HSV II IgG dan IgM

 

*tarik nafas dalam-dalam*

Kalau ngurut ke pertanyaan saya diatas.. saya bisa pastikan pemerikasaan akan infeksi TORCH ini bukan hanya saja PENTING tapi WAJIB HUKUMNYA, pertanyaannya dimana? dimana kita bisa melakukan pemerikasaan? berikut ada beberapa info yang saya dapat lengkap dengan kirasan kocek yang musti kita korbankan hehe :

- Prodia : Rp 1.350.000

- Pramita : Rp 1.230.000

- Hermina : kisaran 1jt-an

- Medikaloka : kisaran 2jt-an

- RS Permata Cibubur : 1.8jt

- RS Intenatinal Bintaro :  kisaran 3jt-an

- RS YPK : kisaran harga belom diketahui

Fyuuuuuh… lumayan mahal ya… yups.. sehat itu memang mahal!!!! oya satu lagi.. pemeriksaan TORCH itu hanya diambil darah 3 ampul kecil-kecil engga sampe semenit ngambilnya  so.. ga perlu takut ya.. dan jangan lupa harus banyak minum sebelum ambil darah.

Good luck ;)

 

life

10 Comments

  1. didut
    said,

    March 30, 2009 at 6:12 pm

    abis periksa ya?

  2. achill
    said,

    March 31, 2009 at 5:46 pm

    baru akan mas :)

  3. putriastiti
    said,

    April 2, 2009 at 4:02 pm

    wuihn infonya bagus euy…
    like it.

  4. ichanx
    said,

    April 3, 2009 at 8:07 pm

    *terkonclang dan mabok di tempat membaca istilah kedokteran ini*

  5. Jauhari
    said,

    April 8, 2009 at 10:42 pm

    kok aku ndak faham yo :(

  6. Blogger Jakarta
    said,

    April 14, 2009 at 10:15 pm

    Wah..wah..wah..
    Ternyata nama2 Penyakit begitu aneh dan Rumit yah….
    oh iya…mao nanya nih Nona Lia Isnawati (sodaranya Ice Trisnawati yah ? :D ) ..
    saya sering sekali mengalami gejala Pusing setelah main Komputer.. kepala muter2 gituh Non.. kenapa yah Non..?
    apakah itu termasuk gejala2 RUBELLA..? :D

  7. achill
    said,

    April 16, 2009 at 12:53 pm

    @putriastiti : semoga bermanfaat ya
    @Ichanx : ini penting buat bini elo nanti!!
    @jauhari : coba hubungi dokter terdekat ;)
    @@blogger Jakarta : saya bukan sodaranya ice dan maaf saya kira itu bukan gejala rubella :p

  8. NETREE
    said,

    October 9, 2009 at 9:04 am

    Nambahin info: kalo biaya tes torch di BIo-TEST bandung, Rp. 1.585.000,- (Oktober 2009)

    Terimakasih…

  9. anna mey
    said,

    December 3, 2009 at 12:02 pm

    thank infonya..nice article

  10. anna mey
    said,

    December 3, 2009 at 12:02 pm

    nice article

Post a Comment