21 Mei
May 21st, 2009 @ 11:08 pm

Hari ini aku melihatnya duduk di kursi reyot itu, tatapannya kosong berkaca-kaca, ia terlihat begitu ringkih, kerutan di dahinya menggambarkan ia semakin renta, nafasnya pendek, perawakannya jauh dari kesan gagah, sesekali ia tertunduk, menahan emosi, tangis, berjuang menutupi/melawan emosi dan egonya.

Aku menghentikan langkahku, tertegun, berdiri disebrang jalan.

Sesaat.. Dia tersadar akan keberadaanku, dia menatapku meminta tolong, dengan sangat.

Aku menghampirinya…

Aku duduk disampingnya, kita mulai berbicara… Seperti yang ia minta aku duduk disampingnya, mendengarkan isi hatinya dengan suaranya yang sedikit bergetar, gugup, aku menatapnya dalam-dalam..

Dia terus berbicara, terus dan terus, aku mendengarkan.

Benakku berbicara: engkau tidak jujur, terkesan ditutup-tutupi, apa yang engkau tutupi? Sedalam apapun engkau menutupinya aku tetap bisa merasakan kepedihanmu, kegalauanmu, kegundahan hatimu, kesengsaraanmu, dan penyesalanmu.

Aku tersadar… Dia menatapku…

Dia menatapku dengan seribu duka.. Dia berbicara.. Aku sudah selesai.. Terimakasih telah bersedia meluangkan waktu untuk mendengarkan ku…

Hatiku perih mendengarnya…

Aku menangis…

life

6 Comments

  1. me
    said,

    May 22, 2009 at 2:33 am

    Dimuliakanlah hidupnya mereka yang telah menghapus derita, kesedihan, penderitaan, kegalauan, kegundahan, kesengsaraan hidupnya dengan air mata dan keikhlasan, dan dimuliakan pula mereka yang telah setia mendengar keluh kesahnya.

    semoga jalan yang terang selalu bersamamu. Amin

  2. ndoro kakung
    said,

    May 22, 2009 at 2:15 pm

    tumben postingnya begitu kelam

  3. aprian
    said,

    May 24, 2009 at 10:15 pm

    be strong, everything gonna be fine sis … :)

  4. Fenty
    said,

    June 8, 2009 at 11:55 am

    Ceria tentang siapa ya ini ? kok sedih ? :(

  5. prem
    said,

    August 19, 2009 at 9:51 pm

    1 hal yang baik telah dilakukan :) menjadi pendengar yang baik sangat susah, tapi dengan melakukan itu kita telah membahagiakan hati orang lain,
    dan ingat tidak semua orang bisa menjadi pendengar yang baik, kecuali mereka yang mengerti akan penderitaan orang lain dan juga mengerti akan sesama,
    i,m agree with ME comment, really good comment :)
    may we can bring happiness to everybody especially to our family and the one that we love.

  6. masova
    said,

    August 21, 2009 at 10:48 am

    Emosional banget nih.. (tears)

    Btw, mbak..
    Izin nge-link di blog yah.. :D

Post a Comment