090909
September 9th, 2009 @ 3:34 pm

ssstttttt…

no..

Jangan dulu berfikir saya akan membahas soal the lucky number 090909… no.. no.. no.. BIG NO

Terus kenapa saya kasih judul 090909 untuk coretan kali ini? mmmhh.. jawabannya cuman satu ISENG :D

Yes..

Iseng bukan karena minum kopi ginseng,  apa lagi iseng karena celeng tapi melainkan iseng karena saya sedang cengeng :(

Saya berdiri dibelakang bedeng memeluk beceng…

Beng.. Beng… Beng….

*bunyi benceng yang aneh*

Well…

Hari ini memang aneh, terlalu banyak keanehan yang terjadi yang sungguh mengikis kesabaran ragawi yang  mengusung ke arah frustasi :(

Kamu..

Iya kamu yang membuat saya bungkuk terpuruk ingin rasanya mulut ini mengutuk hingga kamu jatuh ambruk

Ingin rasanya melihatmu merasakan hal yang sama, agar kamu bisa mengerti jadi keset itu sungguh rendah dan tidak dihargai

Naudzubillahimindalik

Semoga Allah membukakan mata hatimu..


13 Comments
life
Diam
September 2nd, 2009 @ 11:40 am

Diam..

Untuk sebagian orang menganggap bahwa diam itu adalah emas, jadi ya akang teteh mas mbak abah ambu om tante kakek nenek kalo pada mau tajir banyakin diam aja ga perlu kerja ga perlu banting tulang ga perlu berpeluh keringat diam saja.  *dikeplang satu kelurahan* nyengir bentar agh… hehehe… :D

Lanjuuuuuuuuutttt…

Ada juga yang menganggap bahwa diam itu adalah tanda setuju mungkin orang ini termasuk kepada golongan orang-orang yang tidak punya kekuasaan/kekuatan/kewenangan/keberanian atau apapun itu bentuknya untuk bilang tidak! atau bahkan takut untuk bilang tidak, disebabkan oleh ketidakmampuan? kelemahan pemahaman? atau setuju karena ketidakmengertian? Kalo saya berada di posisi ini kecenderungannya lebih disebabkan oleh tidak punya daya untuk menyanggah bahkan seringnya seh karena terpaksa dan tidak punya pilihan lain hihihihi.. kalo kamu bagaimana?

Adakalanya diam juga bisa menjadi “alat” “sikap” bahkan “sifat” seseorang, alat bujuk rayu atau ngarep untuk dirayu-rayu hahahaha, apalagi ya… mmmh… alat untuk memancing rasa iba, rasa simpati bahkan rasa bersalah, mmmhh kalo saya bilang ini namanya jebakan betmen :P hayooooo… coba ngaku aja deehh pasti pernah lah terdiam terpaku bak patung arca hanya untuk memancing pasangan supaya minta maaf dan mengakui kesalahannya hehehe,  kalo casenya seperti itu sikap diam bisa jadi cerminan orang-orang licik donk ya? atau cerminan orang yang malas? diajak ngomong diam saja.. tidak peduli alam sekitar… padahal ada orang yang butuh perkataannya/jawabannya… diam dengan dalih sedang tidak mood tidak berselera. terus bagaimana dengan ini diam untuk menghindar karena menganggap sesorang yang mengajaknya bicara lebih rendah derajanya? Diam karena jijik. Atau diam karena ingin mencelakakan lawan/musuhnya dipengadilan. fyuuuuuuhhhhh…..

Duuuhhh… kalo dijabarin seperti itu kenapa jadi serem ya.. tapi memang semua itu tergantung kepada niat, cara, situasi dan juga kondisi bahkan kebutuhan :p diam juga bisa menimbukan banyak hal positif seperti untuk meredam emosi, diam untuk menghindar dari masalah baru, diam untuk menjaga kewibawaan.. coba aja kalau ada presiden yang banyak omong agh… jangan persiden deh.. kita aja dulu kalau banyak ngomong ko’ rasanya kurang baik ya, apalagi ngomongin hal yang  belum tentu jelas kebenarannya. Coba liat diam sebagai cara untuk pendewasaan diri, belajar bagaimana menjadi seseorang yang mempunyai kemampuan menjaga dan memelihara lisannya dengan baik, menghindari cibiran, fitnah dan prasangka yang tidak baik, apalagi dibulan Ramadhan seperti sekarang ini diam sungguh EMAS yang akan sangat membantu kita untuk menghidari hal-hal yang buruk tadi, juga, bisa jadi langkah awal untuk meningkatkan keimanan kita. Amin

Jadi..

Mau diam sehat apa diam penyakit? hehe..

oya.. semoga tidak ada kata terlambat, karena ini postingan pertama saya dibulan ramadhan ini maka ijinkan saya untuk mengucapkan Selamat Berpuasa bagi yang menjalankannya.. semoga puasa kita sekarang jauh lebih baik dari puasa-puasa sebelumnya, semoga pada akhirnya nanti kita kembali keFitrahNya.. Amin ya Robbal Alamin


6 Comments
life