Mengulang tahun
June 22nd, 2011 @ 11:22 PM

Malam ini tepat jam 21:49 setahun yang lalu bisa dibilang adalah catatan awal hidup saya sebagai wanita, yang diberikan kesempatan untuk merasakan, menjalani dan menikmati bagaimana menjadi wanita yang seutuhnya dengan meregang nyawa melahirkan anak pertama saya. Dengan proses normal lahirlah putra pertama kami dengan berat 3.4kgs dan panjang 51cm yang kemudian kami beri nama Aslan Suryanditedja.

Masih lekat dalam ingatan bagaimana proses melahirkan itu berlangsung, mulai dari keluar flex merah, rasa mulas yang datang dan pergi, pembukaan 1-2-3 yang berjalan sangat alot selama kurang lebih 12 jam dan bagaimana saya menikmati lorong-lorong RS dengan indahnya :D karena menurut  para suster kalau masih pembukaan 1-2-3 si bumil diharuskan banyak jalan agar supaya pembukaannya bertambah dan detik demi detik berlalu selama 12 jam itu pembukaan mulai bertambah dari 3 ke 4 dan sampai akhirnya di pembukaan 5 dimana saat itu si dokter menyarankan untuk memecahkan air ketuban saya dengan alasan agar si bayi tidak keracunan.

Ceeeessssssss.. byuuurrrrrrrr….  kurang lebih seperti itu bunyi ketika ketuban saya dipecahkan dan kontan rasa mulas  yang sering ibu suri kuadrat (ibu saya dan ibu mertua hehe) sering ceritakan itu datang tanpa henti, rasa mulas yang sangat luar biasa, rasa mulas itu menjalar kesuluruh tubuh hingga saya mengeluarkan keringat sebesar jagung *lebay* tapi sungguh  itu yang saya rasakan, seumur hidup saya belum pernah merasakan rasa mulas dan keluar keringat sehebat ini. Dalam pikiran saya saat itu hanya teringat sama Tuhan dan teringat akan dosa-dosa terhadap  ibu saya… Sungguh bisa dibayangkan bagaimana beliau berjuang untuk melahirkan saya, sungguh Luar Biasa :)

Saya meraung kesakitan, rasanya sakitnya sampe ke ubun-ubun, rasa sakitnya seperti pengen nonjok, jambak, nendang orang sebanyak-banyaknya orang hahahahaha…  sangat kesusahan mengatur nafas.. tapi ehm… untungnya saya rajin ikut senam hamil jadi tahu bagaimana cara mengatur dan menghemat nafas.. tapi.. hehehehe… tapi pengetahuan itu kabur bahkan sedikit sirna, rasa sakit mulasnya itu ampooon juragan.. hanya dengan dua hal yang membantu saya untuk tidak lupa mengatur nafas yaitu dengan selalu mengingatNya dan dengan bantuan orang=orang yang ada disekitar saya yang dengan setia dan selalu mengingatkan saya untuk menghemat, mengatur nafas dan tenaga :)

Pembuakaan 10 pun akhirnya datang dan si dokter pun datang, lega sekali rasanya melihat dokter itu tersenyum dan bicara seperti ini : ayookkk bu are you ready??? hahahahahahaha… iya si dokter emang bisa banget mencairkan suasana. rasanya seperti punya kekuatan yang lebih besar lagi :) Bismillahiromanirohim… siap ya bu si dokter melanjutkan…. iya.. tarik nafas yang dalam bu…. dorong… dorong… dorong bu… bagus bu.. ayokk lagi ya bu… tarik nafas yang panjang… dorong yang kuat bu.. dorong.. dorong…. dorong yang kuat bu… ayo sudah kelihatan kepalanya bu.. dorong yang kuat ya bu… huaaaahh…. sungguh sangat menegangkan… tapi dalam pikiran saya saat itu… hanya satu.. saya pasti bisa!!! dan saya bisa… dengan dorongan yang keenam kalinya bayi kami pun lahir.. diletakanlah dia diatas dada saya…. saya menciumnya, saya memeluknya, saya memandangnya, saya perhatikan semuanya, rambutnya, matanya, hidungnya, bibirnya, wajahnya, telinganya, tangannya, badannya, kakinya, jari-jarinya hingga maaf kemaluannya, saya cermati semuanya seraya bersyukur atas nikmatNya, Alhamdulillah ya Allah… indah sekali rasanya…  begitu indah hingga saya bisa melupakan proses lahiran yang kurang lebih harus saya jalanin selama 20 jam itu seketika… rasanya seperti melayang dengan malaikat-malaikat dan Allah begitu dekat dengan saya… begitu indah… Subhanallah…

Sampai saat ini, saya masih sangat bisa merasakan bagaimana moment itu begitu indah, tidak ada keindahan dan kebahagiaan yang sebanding dengan moment melahirkan, mungkin yang bisa mengalahkannya itu dengan naik haji nah.. karena saya belum naik haji jadi melahirkan is the greatest moment in my life.

Terima kasih ya Allah… Sujud sukur kepadaMu… Engkau begitu maha pengasih dan maha penyayang yang begitu percaya telah memberikan kesempatan yang indah itu kepada hamba, hamba kembali sujud didepanMu Ya Allah memohon dengan sangat kepadaMu hanya kepadaMu ijinkanlah hamba untuk bisa menikmati kesempatan itu lagi, dengan ijinMu dan RidhoMu berikanlah kesempatan hamba untuk mengandung dan melahirkan anak lagi… yang terbaik  menurutMu… Amin ya Robbalalamin…

Hai mas….

Selamat ulang tahun mas Aslan.. maafkan bundamu ini, mungkin bunda bukan yang terbaik untukmu sehingga Allah begitu sayang kepadamu dan membawamu kembali ke surga disisiNya.. maafkan bunda dengan segala kukurangan bunda selama ini.. maafkan kekurangan bunda selama bunda mengandungmu, maafkan atas semua dosa-dosa yang telah bunda lakukan ya mas…

I love you more and more mas…

and

I miss you mas Aslan.


1 Comment
life
Tanya Jawab
June 14th, 2011 @ 4:35 PM

Ketika manusia berada dalam keterbatasan dan berpacu dengan kewarasan yang semakin menipis jalan satu-satunya yang bisa ditempuh adalah dengan berserah diri padaNya. Tuhan Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk Umatnya.

Aku kembali bersimpuh kepadaMu ya Rabb.. Memohon dengan sangat jagalah kewarasanku, perkuatlah imanku agar mampu menerima semua ujian yang Engkau berikan, Aku begitu KUAT sehingga Engkau begitu lapang memberikan ujian yang begitu berat ini bertubi-tubi :)

Jika aku boleh bertanya ya Rabb…

Kenapa harus selalu dalam bulan Juni? Tidak kah Engkau sudi memberikan aku waktu untuk bernafas? Tidak kah Engkau sudi memberikan aku waktu untuk membangun rasa percaya diriku yang hilang? Tidak kah Engkau sudi memberikan aku waktu untuk menyembuhkan lukaku yang teramat sangat dalam ini?

Juni tahun lalu Engkau berikan aku rezeki yang paling berharga dalam hidupku, Engkau berikan aku bayi laki-laki, Engkau berikan aku waktu untuk mengadung selama 9 bulan, Engkau berikan aku waktu aku untuk meregang nyawa dalam melahirkan bayiku, Engkau berikan aku untuk menyusui bayiku, Engkau berikan aku waktu untuk menjadi wanita yang sesungguhnya dan seutuhnya, Engkau ajak aku terbang ke langit ketujuh dengan suka cita ini dan kemudian Engkau jatuhkan aku kedalam lapisan bumi paling dalam dan paling gelap, Engkau renggut kembali titipanMu.. Engaku ambil kembali rezeki yang Engkau titipkan kepadaku, Engkau ambil separuh nyawaku dan membawanya ke surga bersamaMu..

Sepuluh hari yang penuh makna Engkau berikan padaku… dan sampai saat ini..  hatiku  masih teriris ya Rabb…  aku kembali bersimpuh sujud kepadaMu jagalah kewarasanku untuk menghadapi dan menerima ujianmu yang begitu dasyat ini…

Aku bertanya kembali kepadaMu ya Rabb… apakah Engkau sudi memberikan aku waktu sejenak untuk bernafas?

Tuhan menjawab:

Tidak kah engkau sudi memberikan kami waktu untuk, mencatat, menjawab dan mengabulkan semua doa-doamu yang berderet-deret yang setiap lima waktu kamu lontarkan kepadaku? dan tidak kah engkau sudi memberikan waktu untuk kami bernafas dan lepas dari tinta hitam untuk mencatat semua dosa-dosamu disetiap hela nafasmu? :)


2 Comments
life