Mengurai cerita.. Berderai air mata – G6PD -
February 3rd, 2012 @ 10:03 am

Tidak bermaksud berkeluh kesah dengan judul diatas, tapi memang itulah yang sebenar-benarnya terjadi.

Saya, seorang wanita yang pernah kehilangan belahan jiwanya dua kali, terkadang suka dipertemukan dengan situasi dimana saya harus mengurai cerita tentang apa sebab musabab meninggalnya anak pertama dan riwayat keguguran anak kedua saya. Tidak terkecuali ketika saya bertemu juga dengan DSA (dokter spesialis anak) yang dirujuk oleh Obgyn saya jauh-jauh hari, DSA’nya cukup terkenal dan beliau sudah senior oleh karena itu agak sulit mecocokan jadwal prakteknya, dan dapat slot waktunya.

Oya, kondisi saya sekarang ini Alhamdullah sedang mengandung anak ketiga dengan usia kandungan 37minggu sekitar 8 bulanan, iya sudah mendekati hari H, dalam hitungan minggu titipan yang Maha Kuasa yang begitu mahal harganya ini akan mendarat dibumi, kenapa saya bilang mahal? ya karena riwayat saya tadi :)

Anak pertama kami lahir dengan kondisi G6PD’nya rendah (hasil ini diketahui setelah anak kami meninggal) apa seh G6PD ini? konon katanya penyakit ini adalah penyakit keturunan, penyakit bagi orang yang tinggalnya di daerah daratan tinggi dan hanya terjadi di benua afrika. Nah lho? saya kan bukan orang Afrika, saya mah asli tulen orang sunda ieu teh kumaha nya? huehuehue.. Setelah saya bertemu dan konsultasi dengan DSA ini pembendaharaan tentang G6PD saya jadi makin besar, yang kalau tadinya hanya seruas jari sekarang boleh dibilang jempolan lah..

Jadi apa seh G6PD ini?

G6PD adalah akronim dari glucose-6-phosphate dehydrogenase (glukosa-6-fosfat-dehidrogenase). Enzim ini berfungsi mereduksi nicotinamide adenine dinucleotide phosphate (NADP) menjadi NADPH. NADPH berfungsi melindungi sel dari kerusakan oksidatif akibat radikal bebas. Dalam keadaan normal, sel darah merah atau eritrosit tidak dapat menghasilkan NADPH sehingga sel ini lebih rentan terkena kerusakan oksidatif. Dengan demikian, ketidakmampuan tubuh menghasilkan enzim G6PD mengakibatkan sel lebih mudah rusak akibat radikal bebas; termasuk eritrosit yang lebih cepat mengalami penghancuran (hemolisis).

Apa saja gejala yang dapat ditemukan?

Sebagian besar kasus defisiensi G6PD relatif ringan dan tidak bergejala. Gejala baru timbul saat si penderita mengalami sakit dan mengkonsumsi obat-obatan; makan kacang fava (kacang babi); atau setelah menghirup uap kapur barus. Pada penderita defisiensi derajat berat, gejala pun dapat timbul tanpa faktor pencetus.

Adapun gejala yang terjadi timbul akibat hemolisis. Penderita mengeluhkan sakit kepala, pusing, dan sangat kelelahan. Dapat ditemukan riwayat keluarnya urin yang berwarna gelap seperti teh. Dari pemeriksaan fisik dokter dapat menemukan takikardia (denyut nadi cepat), nyeri pada punggung atau abdomen, pembesaran limpa, mata dan kulit tampak kuning (ikterik).

Daftar Obat yang harus dihindari penderita defisiensi G6PD

Obat-obat berikut ini, apabila dikonsumsi dalam dosis berapa saja, dapat menimbulkan hemolisis pada penderita defisiensi G6PD sehingga mutlak harus dihindari.

Contoh:

Antibiotik : Klaramfenikol, Flourokuinolon (ciprofloxacin, levofloxacin, ofloxacin, moxifloxacin), Sulfonamid/sulfa (kontrimosazol, sulfadiazin, sulfapiridin, sulfametoksazol, solfisoksazol, sulfasetamid).

Antimalaria : Primaquine

Mengenai daftar lengkap obat-obatan yang mutlak perlu dihindari, hubungilah dokter Anda.

Daftar Obat yang harus diwaspadai penderita defisiensi G6PD

Obat-obat berikut ini, apabila dikonsumsi dalam dosis terapeutik (dosis lazim), tidak menimbulkan hemolisis pada penderita defisiensi G6PD. Namun pemberian dalam dosis lebih tinggi berpeluang menimbulkan hemolisis, sehingga obat-obat berikut harus diberikan di bawah pengawasan ketat.

Analgesik Antipiretik : Aspirin, Paracetamol, Dipiron (metamizole atau metampiron)

Antibiotik : Sulfa (sulfametoksipiridazole, sulfasilin), Streptomisin, Isonoazid

Antibiotik Oral : Glibenclamide

Antigout : Kolkisin, probenesid

Antihipertensi : Metildopa, hidralazin

Antihistamin : Didenhidramin

Antimalaria : Kina

Vitamin : Vitamin C (asam Akrobat), Vitamin K (menadiol, menadion)

Mengenai daftar lengkap obat-obatan yang perlu dibatasi, hubungilah dokter Anda.

Apakah vitamin aman bagi mereka?

Secara umum dapat dikatakan relatif aman, asalkan tidak melebihi angka anjuran asupan harian. Di Amerika Serikat, batas aman konsumsi vitamin C harian untuk anak berumur 10 tahun adalah 1200 mg dan untuk dewasa adalah 2000 mg. Laporan kasus hemolisis pada penderita defisiensi G6PD yang mengkonsumsi vitamin C pernah ada, namun hemolisis terjadi pada konsumsi dalam dosis melebihi anjuran. Demikian pula dengan vitamin K, dilaporkan hemolisis baru timbul setelah pemberian dosis yang sangat besar. Pernah dilaporkan pula bahwa vitamin E dapat membantu memulihkan hemolisis pada penderita defisiensi G6PD, dengan dosis 400-800 IU per hari; namun pemulihan tidak bersifat total.

Dampak pada kehidupan sehari-hari

Selama hidupnya, penderita defisiensi G6PD wajib membawa daftar obat yang harus dihindari dan harus diwaspadai; ke manapun ia pergi. Hal ini dibutuhkan untuk mengantisipasi kedaruratan, di mana daftar semacam ini dapat menjadi tanda pengenal bagi dokter ataupun paramedis bahwa orang tersebut menderita defisiensi G6PD.

Dampak sosial terpenting dari seorang penderita defisiensi G6PD adalah bahwa penyakit ini dapat diturunkan ke anaknya; meskipun kemungkinan penyakit tidak diturunkan pun tetap ada. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter Anda.

Di Amerika Serikat, penderita defisiensi G6PD mendapat perhatian khusus dalam militer, baik angkatan darat, angkatan laut, maupun angkatan udara. Seluruh anggota angkatan darat Amerika Serikat yang diterjunkan ke daerah endemis malaria diwajibkan memasang label bertulisan “G6PD deficient, no primaquine”.

Glosarium Akut = proses penyakit yang berlangsung cepat/singkat, biasanya kurang dari 2 minggu.

Hemolisis = proses penghancuran sel darah merah (eritrosit)

Hiperbilirubinemia = peningkatan kadar bilirubin dalam darah (bilirubin adalah salah satu zat pigmen yang diproduksi empedu)

Kronis = proses penyakit yang berlangsung perlahan-lahan, biasanya lebih dari 4-6 minggu.

Neonatal/neonatus = bayi baru lahir yang berusia di bawah 28 hari

Semoga bermanfaat ;)

Sumber : http://tumbuhsehat.com/index.php?option=com_content&view=article&id=117&Itemid=77


Comments
life
Bersyukur dan Berterimakasih
September 6th, 2011 @ 10:30 am

Seperti biasa di perjalanan menuju kantor saya selalu menyempatkan diri untuk membuka lini masa di lapak sebelah dan entah ada angin apa pagi ini saya merasa sungguh bahagia.. sungguh merasa Tuhan dekan dengan saya… dan saya pun tidak lama menunggu dan kemudian menuaikan perasaan suka cita saya dengan menuliskannya di lapak sebelah, berikut ini adalah kutipannya :

Alhamdulillah ya Allah Engkau sungguh maha pengasih lagi maha penyayang yang tidak henti-hentinya memberikan rahmat nikmat yang begitu indah kepadaku.

Harusnya saya tambahkan memberikan rahmat nikmat yang begitu indah kepadaku dan kepada kami tapi siapa seh yang bisa ngelawan dewa 140 karakter itu hehehe :p

anyways

Kita memang suka lupa akan keberadaan Tuhan, terlebih suka lupa dikala kita sedang senang, sedang bersuka cita, dan cenderung lebih suka ingat pada Tuhan dikala sedang dirundum duka, gundah gulana, mendapati kebingungan, dan ketika sakit… padahal Tuhan bukan hanya tempat mengadu  dan tempat berkeluh kesah, Tuhan maha mendengar.. Tuhan suka kita ajak bicara Tuhan suka ketika kita berbagi kebahagian… Dengan cara apa seh kita bisa berbagi cerita dengan Tuhan?  Kalau menurut hemat saya kita bisa berbagi cerita dengan Tuhan dengan cara bersyukur dan berterimakasih atas semua berkah, rahmat, nikmat bahkan kesedihan dan kesusahan (bila kita anggap kesusahan) dan dengan terus menerus mengagungkanNya, memujiNya dalam dzikir setiap saat dimanapun itu tempatnya tidak terkecuali di toilet (padahal katanya kita tidak boleh melafalkan asma Allah di tempat yang penuh najis tapi pada kenyataannya setelah kita  selesai buang air suka ga tahan pengen mengucapkan Alhamdulillah)

Bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan tidak harus melalui sholat lima waktu, lagi-lagi itu menurut hemat saya, bersyukur bisa kita lakukan dimana saja setiap saat setiap waktu, setelah makan, setelah  bertemu kangen dengan teman-teman, setelah dapat THR,  setelah dapat bonus dan setelah beli baju/sepatu baru  hehehe :p

Atau bahkan bersyukur bisa kita lakukan dikala kita sedang sakit, sehingga kita tahu sehat itu begitu besar nikmatnya, nikmatnya bisa melihat dengan indah tanpa bantuan kaca mata, nikmatnya bisa bernafas dengan dengan lega, nikmatnya bisa mengunyah makanan tanpa sakit gigi, nikmatnya nelan makanan tanpa lidah sariawan, nikmatnya bisa menggukan 10 jari tangan dengan indah, nikmatnya punya payudara yang bebas kanker, nikmatnya telinga yang bisa mendengar dengan jelas, nikmatnya punya jantung, paru-paru, liver, usus, pencernaan, dan kaki yang sehat yang kuat untuk berjalan tanpa bantuan tongkat… Subhanallah ya Allah.. begitu banyak berkah dan nikmat yang bisa kita syukuri setiap harinya yang terkadang luput dari ingatan… Sungguh Engkau maha memberi maha pengasih dan penyayang…

Yuk.. kita  sama-sama belajar memaknai setiap langkah hidup kita sehari-hari dengan banyak bersyukur atas kehadriatNya yang tidak bosan-bosannya selalu ada buat kita, dimulai dengan bersyukur terhadap sesuatu yang suka kita anggap kecil seperti nikmatnya ngupil pake jari kelingking :p


3 Comments
life
Mengulang tahun
June 22nd, 2011 @ 11:22 pm

Malam ini tepat jam 21:49 setahun yang lalu bisa dibilang adalah catatan awal hidup saya sebagai wanita, yang diberikan kesempatan untuk merasakan, menjalani dan menikmati bagaimana menjadi wanita yang seutuhnya dengan meregang nyawa melahirkan anak pertama saya. Dengan proses normal lahirlah putra pertama kami dengan berat 3.4kgs dan panjang 51cm yang kemudian kami beri nama Aslan Suryanditedja.

Masih lekat dalam ingatan bagaimana proses melahirkan itu berlangsung, mulai dari keluar flex merah, rasa mulas yang datang dan pergi, pembukaan 1-2-3 yang berjalan sangat alot selama kurang lebih 12 jam dan bagaimana saya menikmati lorong-lorong RS dengan indahnya :D karena menurut  para suster kalau masih pembukaan 1-2-3 si bumil diharuskan banyak jalan agar supaya pembukaannya bertambah dan detik demi detik berlalu selama 12 jam itu pembukaan mulai bertambah dari 3 ke 4 dan sampai akhirnya di pembukaan 5 dimana saat itu si dokter menyarankan untuk memecahkan air ketuban saya dengan alasan agar si bayi tidak keracunan.

Ceeeessssssss.. byuuurrrrrrrr….  kurang lebih seperti itu bunyi ketika ketuban saya dipecahkan dan kontan rasa mulas  yang sering ibu suri kuadrat (ibu saya dan ibu mertua hehe) sering ceritakan itu datang tanpa henti, rasa mulas yang sangat luar biasa, rasa mulas itu menjalar kesuluruh tubuh hingga saya mengeluarkan keringat sebesar jagung *lebay* tapi sungguh  itu yang saya rasakan, seumur hidup saya belum pernah merasakan rasa mulas dan keluar keringat sehebat ini. Dalam pikiran saya saat itu hanya teringat sama Tuhan dan teringat akan dosa-dosa terhadap  ibu saya… Sungguh bisa dibayangkan bagaimana beliau berjuang untuk melahirkan saya, sungguh Luar Biasa :)

Saya meraung kesakitan, rasanya sakitnya sampe ke ubun-ubun, rasa sakitnya seperti pengen nonjok, jambak, nendang orang sebanyak-banyaknya orang hahahahaha…  sangat kesusahan mengatur nafas.. tapi ehm… untungnya saya rajin ikut senam hamil jadi tahu bagaimana cara mengatur dan menghemat nafas.. tapi.. hehehehe… tapi pengetahuan itu kabur bahkan sedikit sirna, rasa sakit mulasnya itu ampooon juragan.. hanya dengan dua hal yang membantu saya untuk tidak lupa mengatur nafas yaitu dengan selalu mengingatNya dan dengan bantuan orang=orang yang ada disekitar saya yang dengan setia dan selalu mengingatkan saya untuk menghemat, mengatur nafas dan tenaga :)

Pembuakaan 10 pun akhirnya datang dan si dokter pun datang, lega sekali rasanya melihat dokter itu tersenyum dan bicara seperti ini : ayookkk bu are you ready??? hahahahahahaha… iya si dokter emang bisa banget mencairkan suasana. rasanya seperti punya kekuatan yang lebih besar lagi :) Bismillahiromanirohim… siap ya bu si dokter melanjutkan…. iya.. tarik nafas yang dalam bu…. dorong… dorong… dorong bu… bagus bu.. ayokk lagi ya bu… tarik nafas yang panjang… dorong yang kuat bu.. dorong.. dorong…. dorong yang kuat bu… ayo sudah kelihatan kepalanya bu.. dorong yang kuat ya bu… huaaaahh…. sungguh sangat menegangkan… tapi dalam pikiran saya saat itu… hanya satu.. saya pasti bisa!!! dan saya bisa… dengan dorongan yang keenam kalinya bayi kami pun lahir.. diletakanlah dia diatas dada saya…. saya menciumnya, saya memeluknya, saya memandangnya, saya perhatikan semuanya, rambutnya, matanya, hidungnya, bibirnya, wajahnya, telinganya, tangannya, badannya, kakinya, jari-jarinya hingga maaf kemaluannya, saya cermati semuanya seraya bersyukur atas nikmatNya, Alhamdulillah ya Allah… indah sekali rasanya…  begitu indah hingga saya bisa melupakan proses lahiran yang kurang lebih harus saya jalanin selama 20 jam itu seketika… rasanya seperti melayang dengan malaikat-malaikat dan Allah begitu dekat dengan saya… begitu indah… Subhanallah…

Sampai saat ini, saya masih sangat bisa merasakan bagaimana moment itu begitu indah, tidak ada keindahan dan kebahagiaan yang sebanding dengan moment melahirkan, mungkin yang bisa mengalahkannya itu dengan naik haji nah.. karena saya belum naik haji jadi melahirkan is the greatest moment in my life.

Terima kasih ya Allah… Sujud sukur kepadaMu… Engkau begitu maha pengasih dan maha penyayang yang begitu percaya telah memberikan kesempatan yang indah itu kepada hamba, hamba kembali sujud didepanMu Ya Allah memohon dengan sangat kepadaMu hanya kepadaMu ijinkanlah hamba untuk bisa menikmati kesempatan itu lagi, dengan ijinMu dan RidhoMu berikanlah kesempatan hamba untuk mengandung dan melahirkan anak lagi… yang terbaik  menurutMu… Amin ya Robbalalamin…

Hai mas….

Selamat ulang tahun mas Aslan.. maafkan bundamu ini, mungkin bunda bukan yang terbaik untukmu sehingga Allah begitu sayang kepadamu dan membawamu kembali ke surga disisiNya.. maafkan bunda dengan segala kukurangan bunda selama ini.. maafkan kekurangan bunda selama bunda mengandungmu, maafkan atas semua dosa-dosa yang telah bunda lakukan ya mas…

I love you more and more mas…

and

I miss you mas Aslan.


1 Comment
life
Tanya Jawab
June 14th, 2011 @ 4:35 pm

Ketika manusia berada dalam keterbatasan dan berpacu dengan kewarasan yang semakin menipis jalan satu-satunya yang bisa ditempuh adalah dengan berserah diri padaNya. Tuhan Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk Umatnya.

Aku kembali bersimpuh kepadaMu ya Rabb.. Memohon dengan sangat jagalah kewarasanku, perkuatlah imanku agar mampu menerima semua ujian yang Engkau berikan, Aku begitu KUAT sehingga Engkau begitu lapang memberikan ujian yang begitu berat ini bertubi-tubi :)

Jika aku boleh bertanya ya Rabb…

Kenapa harus selalu dalam bulan Juni? Tidak kah Engkau sudi memberikan aku waktu untuk bernafas? Tidak kah Engkau sudi memberikan aku waktu untuk membangun rasa percaya diriku yang hilang? Tidak kah Engkau sudi memberikan aku waktu untuk menyembuhkan lukaku yang teramat sangat dalam ini?

Juni tahun lalu Engkau berikan aku rezeki yang paling berharga dalam hidupku, Engkau berikan aku bayi laki-laki, Engkau berikan aku waktu untuk mengadung selama 9 bulan, Engkau berikan aku waktu aku untuk meregang nyawa dalam melahirkan bayiku, Engkau berikan aku untuk menyusui bayiku, Engkau berikan aku waktu untuk menjadi wanita yang sesungguhnya dan seutuhnya, Engkau ajak aku terbang ke langit ketujuh dengan suka cita ini dan kemudian Engkau jatuhkan aku kedalam lapisan bumi paling dalam dan paling gelap, Engkau renggut kembali titipanMu.. Engaku ambil kembali rezeki yang Engkau titipkan kepadaku, Engkau ambil separuh nyawaku dan membawanya ke surga bersamaMu..

Sepuluh hari yang penuh makna Engkau berikan padaku… dan sampai saat ini..  hatiku  masih teriris ya Rabb…  aku kembali bersimpuh sujud kepadaMu jagalah kewarasanku untuk menghadapi dan menerima ujianmu yang begitu dasyat ini…

Aku bertanya kembali kepadaMu ya Rabb… apakah Engkau sudi memberikan aku waktu sejenak untuk bernafas?

Tuhan menjawab:

Tidak kah engkau sudi memberikan kami waktu untuk, mencatat, menjawab dan mengabulkan semua doa-doamu yang berderet-deret yang setiap lima waktu kamu lontarkan kepadaku? dan tidak kah engkau sudi memberikan waktu untuk kami bernafas dan lepas dari tinta hitam untuk mencatat semua dosa-dosamu disetiap hela nafasmu? :)


1 Comment
life
Masih
December 2nd, 2010 @ 10:03 pm

5 bulan sudah berlalu dan rasa itu masih sangat melekat hebat disanubariku yang paling dalam.. iya memang tidak ada batin yang siap untuk kehilangan belahan jiwanya.

Hari ini tanggal 2 December 2010 5 bulan sudah aku ditinggalkan oleh anakku… Anakku Alm Aslan Suryanditedja kembali kekhadiratNya, kembali kepada yang memiliki hidup, kembali ke pelukan bidadari dan malaikat  yang berada ditempat yang paling indah disisiNya… amin ya ALLAH amin ya Robbal alamin…

Hari ini… aku mengenangmu.. (setiap hari kami akan selalu mengenangmu mas) aku meneteskan air mataku… diperbudak oleh rasa kehilanganku, rasa kerinduanku, rasa kesepianku… aku… aku kembali diselimuti oleh pikiran-pikiran yang menyesatkan, merugikan, dan aku kembali berada dititik dimana aku bisa dibilang seorang pecundang!

Aku tahu ini tidak baik.. aku sadar betul ini permainan ketidakseimbanganku… seperti yang aku bilang aku sedang diperbudak oleh rasa kerinduanku…

Fyuuuh….

I just wanna say its still hurt…


4 Comments
life

Previous entries Next Page » Next Page »