Sore-sore begini saya dikonclangin oleh postingannya si cahcuy Ichanx soal UU Wajib Nyala Lampu Motor Siang Hari resmi diberlakukan (Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 107 ayat 2) reaksi saya dalam hati cuman *wanjriiitttttt apa lagi seehhhh ulah para pembuat UU ini* dan kontan saya pun jadi teringat sama postingannya didut mengenai hemat energy dengan mengurangi mengkonsumsi minum air botolan. Lho… apa toh hubungannya UU Wajib Nyala Lampu Motor Siang Hari dengan air botolan? menurut saya ada, karena dua hal tersebut yang mempunyai kesamaan satu sama lain yaitu pemborosan.
Kenapa saya bilang pemborosan? bagaimana tidak? misalnya saja 100.000 motor menyalakan lampu pada siang hari pada waktu yang bersamaan bayangkan saja berapa banyak energy yang harus dihabiskan yang katanya untuk mengurangi jumlah kecelakaan kendaraan motor itu? saya mungkin tidak bisa menjabarkan berapa jumlah|angka secara kongkrit, dan kalaupun ada yang berbaik hati monggo silahkan hitung sendiri karena jujur saya kurang mengerti berapa watt lampu motor dan berapa kw energy yang dibutuhkan dan yes saya lemah dalam hal itung-itungan hihihihi #pengakuan
Pernah ga seh terpikir energy yang terbuang begitu saja bisa sangat bermafaat untuk hal yang lain yang jauh lebih bermanfaat seperti diperuntukan untuk penerangan di pedesaan yang memang pada faktanya di negeri tercinta Indonesia Raya tercinta ini masih banyak daerah-daerah terpencil yang belum menikmanti betapa indahnya adanya aliran listrik..
Duh.. saya jadi ikutan sebel dan misuh-misuh karena adanya UU tersebut? apa memang ini jalan terbaik dan tidak ada ada solusi lain yang lebih masuk diakal untuk mengurangi tingkat kecelakaan kendaraan bermotor? seperti mentaati peraturan berkendaraan? ga kebut-kebutan? ga ngantri lampu merah melebihi batas yang ditentukan sehingga menganggu kendaran dari arah lain? atau.. sulap salip diantara kendaraan yang lain? ya pokoknya jadi pengendara yang baik deh.. yang sadar sama kondisi jalan sekitarnya..
yes.. my lovely eve.. kembali datang ke pelukan saya dengan mata yang berlinang, bibirnya bergetar dan seolah-olah berbicara sesuatu tapi sayang saya tidak mendengar satu patah katapun keluar dari mulutnya, eve memeluk saya erat.. sampai-sampai saya merasa terhimpit dan tidak bisa bernafas karena begitu erat pelukannya.. dia menangis.. menangis tersedu-sedu.. dia menangis meringis kesakitan.. badannya bergetar… dan saya? saya hanya terdiam… dan merasakan hangat air matanya yang jatuh menetes di bahu saya, sesekali saya elus pundak dan kepalanya… saya terdiam.
Saya terpaku…
Saya ikut larut dalam kesedihan yang eve alami.. ingin saya bertanya dengan apa yang dia rasakan tapi tidak saya lakukan, saya menunggu.. menunggu.. dan menunggu… Karena ketika saya menangis saya akan dengan sangat menghindari pertanyaan-pertanyaan kenapa kamu? apa yang kamu rasakan? kenapa bisa begini? siapa- apa yang buat kamu menangis?
Tidak pikir saya… tidak perlu bertanya sesuatu yang akan memperburuk situasi…
Karena sadar tidak sadar terkadang pertanyaan-pertanyaan semacam itu justru akan memancing emosi seseorang jauh lebih dalam dan akan membuat sesorang jauh merasa sedih dan terluka
Eve terjaga dari tangisnya.. dan dia tetap terdiam
Saya kembali ikut terdiam
Kalau kata sahabat saya the best answer to sadness is silent dan saya sangat setuju dengan pernyataan tersebut.. ketika kita marah, sedih, atau tersakiti langkah yang paling tepat adalah diam, karena sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar sedih | marah
So.. eve.. menangislah ketika tangis itu bisa menjadi jalan pembuka untuk kelegaan hati dan berfikir positif karena pada suatu saat nanti engaku akan bersyukur akan semua ini
Saya sedang tidak punya cerita untuk ditulis disini…
agh… rasanya itu tidak mungkin ya?! toh saya masih hidup! saya masih menjalani aktivitas sehari-hari saya, dan sangatlah tidak mungkin kalau saya tidak punya cerita, atau mungkin saya bingung memilih dan memilah cerita mana yang menurut saya pantas ditulis disini.
pffuuuhhhhh…
kalau dalam bahasa elitnya saya sedang dilanda kebuntuan… tsaaahhh
Seperti biasa rutinitas pagi hari saya dimulai dengan mendengarkan acara GMHR (Good Morning Hard Rockers) yang dipandu oleh duo gokil Stenji (Steny Agustaf dan Pandji Pragiwaksono) yup! dengerin celotehan yang ringan yang saya pilih, yang bisa membuat saya cengar cengir sendirian dan bahkan bisa membuat saya ngakak terkonclang-konclang ada yang banyak alasan kenapa saya memilih dengerin radio ketimbang baca koran atau nonton gosip, tapi bukan itu yang saya akan ceritakan disini
Ada hal menarik yang Stenji usung pagi ini hingga saya tidak berani untuk pindah ke channel lain, dan iya saya tidak pernah pindah ke channel lain hihihihihi… walaupun yang mereka bicarakan itu bukan lah sesuatu hal yang langka apalagi tabu melainkan hal yang biasa kita alami dalam keseharian dan saya sendang mengalaminya.
Banyak orang menganggap termasuk saya kurang tidur merupakan hal biasa padahal menurut info yang saya dapat pagi ini membuat saya jauh lebih berfikir haduuuh… ternyata pola tidur saya akhir-akhir ini salah, atau ya memang pola tidur saya selama ini salah, disebutkan orang dewasa membutuhkan paling tidak 7-8jam waktu tidur yang sehat tapi toh rasanya ga mungkin ya Jakarta Gitcu Lho tidur 6jam saja sudah merupakan keberuntungan yang ruar biasa jadi ya angka ini sangat lah bervairasi dari satu orang dengan orang lain tergantung pada kegiatan yang dilakukan.
Ada beberapa pengaruh yang ditimbulkan oleh kekurangan tidur yang dapat memicu masalah fisik, diantaranya :
Obesitas : Tidur memegang peranan dalam kemampuan tubuh untuk mengeluarkan neurohormon karena ketika jumlah pengeluaran hormon menurun, kesempatan bertambah berat badan meningkat. Dan, tidak bisa kita pungkiri semakin lama kita melek semakin besar keinginan kita untuk ngunyah dan buka-buka isi kulkas dengan dalih perut kenyang si kantukpun akan datang, tapi sungguh pun yang datang malah silemak segudang (doh)
Tekanan darah: Tekanan darah secara alami akan turun selama tidur. Namun akibat kekurangan tidur dapat memicu hipertensi dan masalah kardiovaskular. iyaaa semakin tinggi tekanan darah seseorang semakin tinggi pula tingkat emosi yang ditimbulkan. Darting darting banting banting, senggol-senggol bacok-bacok ehehehehe
Diabetes: Kemampuan tubuh menggunakan insulin dapat terganggu akibat kekurangan tidur sehingga memicu diabetes.
Penyakit hati : kebiasaan tidur malem & bangun siang ini dapat menganggu hati
Tubuh Lemah, letih, leso, loyo dan tidak bergairah : energi yang terkuras akibat begadang akan sangat berpengaruh terhadap perform dan yes mengganggu penampilan
Selain memincu masalah fisik kekurangan tidur juga memicu masalah lain seperti emosi yang tidak stabil dan penurunan mood yang pasti akan mengganggu kinerja & komunikasi yang sungguh pun akan terganggu oleh karenanya, dan ya ini tidak baik dan merugikan
Ada beberapa tips mencegah kantuk, lelah, letih, lesu lakibat kurang kekurangan tidur, salah satunya adalah : makan makanan yang mengandung zat besi tinggi seperti : makan kambing, eeeerrrrrrrrrrrrr kalo ini sech kaum lelaki pasti pada suka ya tapi inget rasa kantuk bisa saja hilang tapi kolesterol siap datang menghadang ahahahahaha… atau makan lah sayuran hijau seperti labu. Dan tips yang terakhir adalah jangan sepelekan waktu istirahat yuk.. kita coba hidup sehat mulai dengan menghargai waktu istirahat mengatur porsi bekerja dan pola tidur kita sebaik mungkin agar terhindar dari penyakit di kemudian hari.
Note : info ddidapat dari GMHR dan sumber-sumber yang lain hasil googling