DiamSeptember 2nd, 2009 @ 11:40 am
Diam..
Untuk sebagian orang menganggap bahwa diam itu adalah emas, jadi ya akang teteh mas mbak abah ambu om tante kakek nenek kalo pada mau tajir banyakin diam aja ga perlu kerja ga perlu banting tulang ga perlu berpeluh keringat diam saja. *dikeplang satu kelurahan* nyengir bentar agh… hehehe…
Lanjuuuuuuuuutttt…
Ada juga yang menganggap bahwa diam itu adalah tanda setuju mungkin orang ini termasuk kepada golongan orang-orang yang tidak punya kekuasaan/kekuatan/kewenangan/keberanian atau apapun itu bentuknya untuk bilang tidak! atau bahkan takut untuk bilang tidak, disebabkan oleh ketidakmampuan? kelemahan pemahaman? atau setuju karena ketidakmengertian? Kalo saya berada di posisi ini kecenderungannya lebih disebabkan oleh tidak punya daya untuk menyanggah bahkan seringnya seh karena terpaksa dan tidak punya pilihan lain hihihihi.. kalo kamu bagaimana?
Adakalanya diam juga bisa menjadi “alat” “sikap” bahkan “sifat” seseorang, alat bujuk rayu atau ngarep untuk dirayu-rayu hahahaha, apalagi ya… mmmh… alat untuk memancing rasa iba, rasa simpati bahkan rasa bersalah, mmmhh kalo saya bilang ini namanya jebakan betmen
hayooooo… coba ngaku aja deehh pasti pernah lah terdiam terpaku bak patung arca hanya untuk memancing pasangan supaya minta maaf dan mengakui kesalahannya hehehe, kalo casenya seperti itu sikap diam bisa jadi cerminan orang-orang licik donk ya? atau cerminan orang yang malas? diajak ngomong diam saja.. tidak peduli alam sekitar… padahal ada orang yang butuh perkataannya/jawabannya… diam dengan dalih sedang tidak mood tidak berselera. terus bagaimana dengan ini diam untuk menghindar karena menganggap sesorang yang mengajaknya bicara lebih rendah derajanya? Diam karena jijik. Atau diam karena ingin mencelakakan lawan/musuhnya dipengadilan. fyuuuuuuhhhhh…..
Duuuhhh… kalo dijabarin seperti itu kenapa jadi serem ya.. tapi memang semua itu tergantung kepada niat, cara, situasi dan juga kondisi bahkan kebutuhan :p diam juga bisa menimbukan banyak hal positif seperti untuk meredam emosi, diam untuk menghindar dari masalah baru, diam untuk menjaga kewibawaan.. coba aja kalau ada presiden yang banyak omong agh… jangan persiden deh.. kita aja dulu kalau banyak ngomong ko’ rasanya kurang baik ya, apalagi ngomongin hal yang belum tentu jelas kebenarannya. Coba liat diam sebagai cara untuk pendewasaan diri, belajar bagaimana menjadi seseorang yang mempunyai kemampuan menjaga dan memelihara lisannya dengan baik, menghindari cibiran, fitnah dan prasangka yang tidak baik, apalagi dibulan Ramadhan seperti sekarang ini diam sungguh EMAS yang akan sangat membantu kita untuk menghidari hal-hal yang buruk tadi, juga, bisa jadi langkah awal untuk meningkatkan keimanan kita. Amin
Jadi..
Mau diam sehat apa diam penyakit? hehe..
oya.. semoga tidak ada kata terlambat, karena ini postingan pertama saya dibulan ramadhan ini maka ijinkan saya untuk mengucapkan Selamat Berpuasa bagi yang menjalankannya.. semoga puasa kita sekarang jauh lebih baik dari puasa-puasa sebelumnya, semoga pada akhirnya nanti kita kembali keFitrahNya.. Amin ya Robbal Alamin
6 Comments
life
Penyakit HatiJuly 3rd, 2009 @ 5:01 pm
ola…
Saya hadirrr lagi disini, tidak terasa hampir sebulan ga update hihihihi.. entahlah kenapa bisa lama rehatnya padahal saya punya banyak ceria yang bisa di share disini, tapi toh saya tetep tidak melalukannya… pemalas!!!
mmm….
Enaknya mulai dari mana ya?
Dari ajang debat presiden tadi malam? aghhh maless agh toh saya bukan pakar politik salah-salah kata nanti masuk penjara lagi hihihi..
Atau kita berbagi cerita soal sesi transfer soccer aja yuukk.. dimana akhirnya Benzema menjatuhkan pilihannya ke El Real sebagai pelabuhan karir sepak bolanya.. yupss… El Real yang sebelumnya sudah menggaet Kaka dari AC Milan dan the most wanted person in soccer world CR7 *sighs* menyebalkan… saya suka misuh-misuh sendiri kalau inget yang satu itu.. tapi agh sudah lah toh United sudah punya penggantinya Luis Antonio Valencia winger yang dibeli dari klub Wigan.. Tidak bisa tutup mata dan telinga ada banyak pihak yang meragukan kredibilitas Valencia.. bahkan ada banyak yang menertawakan kita (baca : MU) dan mereka para MU haters bilang bahwa sanya Valencia tidak selevel dengan CR7 owwwwgghhh come on… we made CR7 become a star!!! we made him!!! buka deeh mata kalian lebar-lebar…. jangan cuman hanya bisa mencibir bahkan menertawakan kami.. lanjutkan saja perjuangan kalian untuk meraih gelar.. jangan cuman berkoar-koar bak peserta pemilu yang isinya hanya angin surga belaka! *narik nafas*
Iya ya…. terkadang rasa benci itu bisa membutakan mata hati sesorang, ketidaksukaan terhadap seseorang, sesuatu hal, barang, kejadian, dan rasa antipati yang terlahir dari emosi yang sungguh luar biasa kuat kuat, dimana bisa menimbulkan amarah tak terkendali, keinginan untuk menghindari, menghilangkan, menyakiti, bahkan mengahancurkan… dan merugikan orang lain.. dan kemudian muncul rasa iri dengki… iri dengan kemenangan, kelebihan, dan kebahagian orang lain, dengki dengan kekalahan dan kesusahan diri sendiri.. dan jadilah engkau manusia merugi… duuh serem yaa…
Benci, Iri, Dengki, merupakan salah satu bagian dari penyakit hati memang susah cari obatnya tapi bukan berarti ga bisa, kalo mau dan niat yang sungguh-sungguh pasti bisa… yukk belajar meredam kebencian.. meredam iri dan dengki… bahkan kalo bisa hapuskan dari hati kita… dan menuai keikhlasan alhasil hidup ini pasti jauh akan lebih bermakna dan indah…
Wohohohoho… ikhlas… yup… obat penyakit hati yang sukar untuk dimiliki, tapi sekali lagi bukan mustahil untuk didapat. Yuk… kita bangun dan raih kemenangan, kelebihan, dan kebahagian kita diri sendiri tanpa merugikan apalagi menyakiti orang lain…
*keselek sendal bakiak*
Duh.. saya jadi inget satu pepatah ”janganlah engkau membenci dan mencitai sesuatu secara berlebihan karena itu tidak baik” saya setuju dengan pepatah itu.. segala sesuatu yang berlebihan itu memang tidak baik…
Kekurusan tidak baik… kesannya unhappy banget sehh… hahahahahahahaha
Kegemukan juga tidak baik… penyakitan katanya (unsure)
Bahkan mencintai dengan berlebihan pun tidak baik… rasa memiliki yang berlebihan identik dengan rasa posesif
Kita bahas soal posesif lain kali ya….
Kepala mulai cenut-cenut lagi neh
14 Comments
life
KegatelanJune 8th, 2009 @ 4:46 pm
Eitss jangan negatif dulu jeng.. mas.. om.. akang.. eteh… itu cuman judul.. bukan dalam arti yang sebenarnya tapi itu yang sejujur-jujurnya hahahaha… duuhh.. achill mulai ngelantur neeh padahal masih sore gini ya.. agh sudahlah memang akhir-akhir ini ngelantur itu sudah jadi menu utama saya sehari-hari.
Well… saya memang sedang kegatelan tapi bukan gara-gara mau dilamar sama sultan klantan atau diundang romantic dinner sama Nemanja Vidic, atau disodorin tiket keliling Old Trafford, atau kegatelan sama serial FRINGE sumpah bukan hihihii tapi saya kegatelan gara-gara alergi yang kambuhan hiksss
Bukan..
eh belom ya… hehehe
Bukan karena keseringan makan sushi kalau yang itu seeh malah dianjurkan sesuai dengan resep dokter 3x dalam seminggu hihihi… jebol dah tu dompet :p
Menurut dokter kulit saya, memang, jenis makanan apapun akan memicu si alergi kambuh apalagi kalau didukung oleh melemahnya kondisi tubuh seseorang atau bahkan kegagalan kekebalan tubuh seseorang entah itu disebabkan oleh faktor lingkungan ataupun stress tingkat tinggi :p. Dimana tubuh manusia beraksi berlebihan/hipersensitif terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang asing yang sebenarnya tidak berbahaya.
Setidaknya ada 3 tahap yang bisa/harus dilakukan oleh si hipersensitif untuk menghindari reaksi alergi :
1. Tahap Pencegahan
Jagalah kebersihan lingkungan, baik di dalam maupun diluar rumah. ex : tidak menimbun banyak barang yang dapat menjadi sarang bertumpuknya debu sebagai rangsangan nomor wahid terhadap timbulnya reaksi alergi, tidak memelihara binatang di dalam rumah, hindari pemakaian AC yang berlebihan, gantilah sprei minimal sekali dalam seminggu, perhatikan bahan pakaian sehari-sehari sebaiknya pakailah pakaian yang berbahan katun atau linen, hindari makan-makanan atau minum-minuman yang memicu reaksi alergi, hindari rokok! bah… yang ini yang rada berat euy.. atleast for me hahahaha, dan satu lagi yang paling akhir hindarin stress!!!
2. Tahap Perawatan
Kebersihan lingkungan itu penting dan kebersihan badan juga penting, perhatikan sabun, shampoo, parfume, body lotion yang biasa dipakai, hindari bahan-bahan yang memicu kekeringan kulit karena kulit kering memicu timbulnya alergi, pakailah sabun yang mengandung kadar olive oil tinggi atau yang mengadung sejenis pelembab kulit lainnya.
3. Tahap Pengobatan
Konsultasi dengan spesialis kulit & kelamin inget bukan specialis kulit kecantikan ya hehehe.. karena kemaren saia heboh cari dokter special kulit semuanya mengarahkan ke dokter kulit kecantikan uhuuu
oya…
Jangan lupa pada saat konsultasi jangan malu untuk bertanya ini dan itu karena dari situ kita bisa tau darimana alergi itu timbul.. minta obat yang tidak menimbulkan rasa kantuk yang luar biasa karena itu akan menganggu aktifitas yang lain. dan jangan lupa minta obat salep yang tidak berwarna & berbau, kenapa.. kalo berwarna akan mengotori baju yang kita pake, nyucinya peer cuy!! tidak berbau untuk kenyamanan kita dan orang sekitar terusss.. mmmm.. apa lagi ya? oya jangan konsultasi sama spesialis yang matre! rugi! sembuh kagak tekor iye! :p
wassalam.
12 Comments
life
21 MeiMay 21st, 2009 @ 11:08 pm
Hari ini aku melihatnya duduk di kursi reyot itu, tatapannya kosong berkaca-kaca, ia terlihat begitu ringkih, kerutan di dahinya menggambarkan ia semakin renta, nafasnya pendek, perawakannya jauh dari kesan gagah, sesekali ia tertunduk, menahan emosi, tangis, berjuang menutupi/melawan emosi dan egonya.
Aku menghentikan langkahku, tertegun, berdiri disebrang jalan.
Sesaat.. Dia tersadar akan keberadaanku, dia menatapku meminta tolong, dengan sangat.
Aku menghampirinya…
Aku duduk disampingnya, kita mulai berbicara… Seperti yang ia minta aku duduk disampingnya, mendengarkan isi hatinya dengan suaranya yang sedikit bergetar, gugup, aku menatapnya dalam-dalam..
Dia terus berbicara, terus dan terus, aku mendengarkan.
Benakku berbicara: engkau tidak jujur, terkesan ditutup-tutupi, apa yang engkau tutupi? Sedalam apapun engkau menutupinya aku tetap bisa merasakan kepedihanmu, kegalauanmu, kegundahan hatimu, kesengsaraanmu, dan penyesalanmu.
Aku tersadar… Dia menatapku…
Dia menatapku dengan seribu duka.. Dia berbicara.. Aku sudah selesai.. Terimakasih telah bersedia meluangkan waktu untuk mendengarkan ku…
Hatiku perih mendengarnya…
Aku menangis…
6 Comments
life